ABOUT ME

 

Doni Marlizon, lahir di Paninjauan tanggal 10 Oktober 1981. Ia merupakan anak ke empat dari lima bersaudara. Pendidikan masa kanak-kanak dilaluinya di TK Bustanul Affal Balaibelo (1987-1988). Menikmati pendidikan dasar di SDN 13 Paninjauan hingga selesai tahun 1994. Kemudian melanjutkan ke SLTPN 2 Tanjung Raya dan menamatkan pendidikan SLTP tahun 1997. Setamatnya dari SLTP ia memilih melanjutkan pendidikannya ke SMKN 1 Bukittinggi dengan jurusan Elektronika Komunikasi. Tahun 2000, ia menamatkan pendidikan di SMK dan melanjutkan ke PKT 1 TH LP3M Padang. Selama di LP3M ia tergabung dalam Econet-06 dan lulus pada tahun 2001. Tahun 2002 terdaftar sebagai Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra Universitas Andalas hingga selesai Maret 2008.

Selama menempuh pendidikan di Fakultas Sastra ia aktif dalam berbagai kegiatan antara lain sebagai Dewan Redaksi Buletin Prasasti (2003-2004), Pimpinan Umum Jurnal Sarunai (2003-2005), Pemantau Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD dari Forum Rektor Indonesia (2004), Operator TI Situng Pilpres (2004), Ketua Delegasi Mahasiswa Ilmu Sejarah Unand pada Seminar Nasional XI IKAHIMSI di Universitas Udayana, Bali (2005), Ketua Delegasi Mahasiswa Ilmu Sejarah Unand pada Muswil I IKAHIMSI Wilayah VIII di UNRI (2005), dan Delegasi Unand pada Seminar Daerah I IKAHIMSI Wilayah VIII di UNRI (2006).

Kegiatan organisasi yang pernah ia geluti antara lain Waka HIMA Sejarah Unand (2002-2003), Pengurus BEM-F Sastra Unand (2002-2003), Waka UKOS Bidang Tenis Meja (2002-2003), Ketua Umum HIMA Sejarah Unand (2003-2004), Ketua HMI Komisariat Sastra Bidang Pembinaan Anggota (2003-2004), dan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Salingka Danau Maninjau-IMSDM (2005-2008).

Selain itu ia juga aktif menulis, beberapa tulisannya yang pernah dimuat di suratkabar antara lain “Shalawat Dulang; Tradisi seni yang kian pudar”, “Wajah Minangkabau Masih Samar; Seputar Keberadaan Luhak Nan Tuo Di Minangkabau”, “Kelarasan Ke-Tiga Di Minangkabau; Hasil Perkawinan Lareh Nan Duo”, dan “Fenomena Maninjau dan Aturan Di Kelok 44”.

Beri tanggapan

Your response: