Oleh: DM_Thanthar | April 13, 2008

Sebuah Catatan Kecil

Jika saat ini benar-benar merupakan era reformasi maka tidak dapat dipungkiri bahwa rentak dan gerak reformasi telah memunculkan masyarakat yang sangat kritis. Bahkan saking kritisnya, saat ini masyarakat seolah-olah telah memegang tali kendali untuk setiap perubahan. Dari pusat sampai ke daerah, masyarakat  telah berani berpendapat dan mempertahankan pendapatnya. Artinya, masyarakat Indonesia telah mengerti hak mereka untuk mengkritisi setiap perkembangan. Namun demikian, kondisi yang sesungguhnya terjadi adalah masyarakat yang kritis dalam menjalankan kebebasan namun mereka tidak sadar bahwa mereke telah kebablasan. Sekedar untuk ilustrasi, lihat saja apa yang dilakukan masyarakat ketika merasa tidak puas terhadap suatu kebijakan. Paling tidak ada dua pilihan tindakan masyarakat dalam merespon ketidakpuasan mereka pertama demontrasi secara damai, dan pilihan kedua adalah tindakan anarkis. Di antara dua pilihan tersebut ternyata tindakan anarkis merupakan pilahan yang cukup menarik bagi masyarakat. Reformasi telah membuka gerbang demokrasi tetapi juga membawa bibit anarki. (DMT)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori